Tips Ajarkan Sholat Pada Anak Sejak Kecil

Tips Ajarkan Sholat Pada Anak Sejak Kecil

Sholat Merupakan rukun Islam kedua setelah Syahadat. Tetapi, menjadi amal yang pertama kali akan di hisab nanti di hari kiamat sekaligus menjadi penentu diterima atau tidaknya amal-amal lainnya. Selain itu, dalam salah satu hadist juga disebutkan bahwa Sholat adalah tiang agama.

Orang-orang yang menjaga sholat berarti ikut menegakkan agama dan ketika mereka meninggalkan sholat, berarti mereka merubuhkan agama itu sendiri. 

Mengajarkan sholat sejak dini pada anak merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang tua muslim. 

Jika Anda memiliki anak perempuan alangkah baiknya membeli mukena anak dengan bahan berkualitas agar anak Anda merasa nyaman saat memakainya. Jika si anak sudah merasa nyaman pasti sholat nya akan semakin rajin.

Berikut ini beberapa tips mengajarkan sholat pada anak sejak kecil.

Mulai dengan memberi contoh

Seorang anak biasanya akan cepat menangkap sesuatu menurut apa yang dilihatnya. Karena daya tangkap yang dimiliki seorang anak sangatlah tinggi. Oleh karena itu perlu adanya percontohan yang baik dari orang tuanya bisa menjadi penutan yang baik.

Menyaksikan kedua orang tua melakukan shalat lima waktu setiap hari sejak dini, membuat anak terpicu untuk menirunya. 

Apalagi sang ayah memang sengaja mengajak anaknya ikut ke masjid untuk menunaikan ibadah shalat berjama’ah, tentu ini sangat membantu daya tangkap sang anak dalam membiasakan diri bersama lingkungan orang-orang yang shalat sehingga memotivasi dirinya untuk bisa seperti apa yang dilihatnya.
Hal ini pernah dilakukan oleh salah seorang sahabat Nabi saat mengajarkan sahabat lainnya shalat sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Cara pengajaran seperti ini sangat diterapkan oleh Rasulullah dan para sahabat. Demikian itu karena teori semata sulit untuk dipahami dan membutuhkan waktu yang lama bahkan mudah terlupakan, berbeda dengan apa yang dialami dan dilihat secara langsung. 

Ini berarti orang tua dan para pendidik tidak cukup hanya menyediakan buku-buku bacaan seputar wudhu dan shalat atau hanya memerintahkan anak untuk melakukan shalat, namun mereka juga wajib untuk memberikan keteladanan seperti praktik amal di hadapan anak-anak mereka seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW, sebaik-baik para pendidik dan sahabat beliau.

Mengajarkan Rukun-rukun dan wajib-wajib Shalat

Ketika anak memasuki usia sekolah maka mulailah anak untuk siap mempelajari tata cara shalat yang benar sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW. Misalnya pada waktu-waktu shalat orang tua mengajak anak untuk langsung melakukan shalat dengan bimbingan. Mulai dari tata cara wudhu pada anak, bagaimana membentuk barisan, diikuti dengan praktek shalat yang benar serta menghafalkan doa-doa secara bertahap.

Cara ini dilakukan agar si anak menjadi disipilin dalam mendirikan ibadah shalat. Juga jangan lupa untuk mengajarkan tentang sistematika yang baik dan benar.

Mengoreksi kesalahan

Sebagian orang tua menganggap bahwa tidak masalah membiarkan anak melakukan kesalahan dalam setiap pemenuhan syarat dan rukun dalam ibadah shalat. Contohnya, membiarkan anak wudhu tidak sempurna, pakaian yang tidak sesuai dan gerakan shalat yang cenderung asal-asalan.

Wajib diketahui bahwa meskipun hukum-hukum syari’at belum berlaku bagi anak, namun Allah SWT memerintahkan dan memberi beban kepada para wali untuk memberlakukan hukum-hukum syari’at kepada anak-anak mereka.

Membawakan mukena saat bepergian

Ketika akan bepergian jauh ataupun dekat yang sekiranya akan memotong waktu sholat alangkah baiknya untuk selalu membawa mukena. Selain memudahkan ketika sholat membawa mukena sendiri akan lebih menyingkat waktu daripada harus mengantre mukena. Biasanya mukena yang disediakan juga tidak terlalu terawat dengan baik dan mukena anak tidak selalu di sediakan pada setiap masjid yang ada.

Ganti Pisau Cukur Anda Sebelum Terkena Bakteri

Ganti Pisau Cukur Anda Sebelum Terkena Bakteri

Menjaga kebersihan badan sangat di anjurkan terutama di bagian yang berambut tentu sangat di sarankan agar terhindar dari bakteri. 

Pisau cukur merupakan salah satu alat yang paling ampuh dalam menghilangkan bulu tanpa rasa sakit. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila banyak wanita lebih suka mencukur bulunya sendiri di rumah daripada waxing di salon.

Namun, ternyata masih ada banyak wanita yang merasa malas untuk rutin mengganti pisau cukur yang digunakannya. Mereka beranggapan bahwa pisau yang masih terasa tajam tidak perlu diganti.

Padahal, pisau cukur ini harus sering diganti, setidaknya setelah lima sampai tujuh kali pemakaian.

“Setelah beberapa kali pencukuran, pisau cukur akan mulai terpapar bakteri,” ujar dermatolog Whitney Bowe.

Bakteri akan lebih cepat datang apabila pisau cukur disimpan di tempat yang lembab seperti halnya di kamar mandi.

Ketika Anda meninggalnya dalam keadaan basah, kemudian berembun, pisau cukur akan mulai berkarat dan nantinya menjadi sarang bakteri walaupun tidak tampat mata.

Sebagai contoh, pernahkah Anda menemukan benjolan merah pada kulit setelah bercukur? Hal ini bisa saja disebabkan karena pisau cukur Anda sudah mengandung bakteri yang kemudian membuat kulit menjadi infeksi dan muncul benjolan.

Maka dari itu, Anda pun harus sangat memerhatikan pisau cukur. Rajinlah menggantinya demi kesehatan tubuh Anda.

Lalu, Bowe juga menambahkan bahwa sebenarnya ada satu trik untuk menghindari karat dan waktu penggunaan pisau cukur, yaitu dengan membilas secara menyeluruh dan menyimpan pisau cukur di tempat yang kering setiap kali selesai digunakan.

Desain Kantor Ikut Tentukan Nasib Usaha


Desain Perusahaan dan Kantor Ikut Tentukan Nasib Usaha

Kantor menjadi tempat bertemunya para rekan kerja, bukan hanya itu kantor juga menjadi tempat bertemunya rekan bisnis dari perusahaan lain. Penampilan kantor yang menarik dan juga nyaman tentu memberikan kesan baik kepada semua orang termasuk calon rekan bisnis Anda.

Desain area perkantoran sering kali dipandang sebelah mata oleh sebuah perusahaan. Padahal, percaya atau tidak, faktor ini mampu mempengaruhi perkembangan bisnis dan kemajuan kantor.


Tak hanya terkait semangat pegawai, pilihan kantor juga berpengaruh terhadap ketertarikan calon rekan bisnis untuk bekerja sama. Ariana B Bianchi, dalam bukunya The Human Equation, menyatakan bahwa rata-rata calon mitra kerja menilai kecakapan suatu perusahaan pada 10 detik awal kedatangan pertama mereka.

Di saat itu pula, keputusan bisnis sudah mulai dipertimbangkan. Menurut penelitian penulis asal Amerika Serikat tersebut, sekitar 55 persen kesan pertama disimpulkan dari tampilan lingkungan kerja.


“Kesan pertama adalah gerbang menuju brand experience—pengalaman dan kesan terkait perusahaan. Jika ingin menciptakan pengalaman berkesan dan mencuri perhatian seseorang sebaiknya dilakukan dari awal,” ujar Isao Takezawa yang dikutip dari Linkedin Pulse.

Oleh karena itu, perusahaan disarankan merancang kantor sebaik mungkin, bahkan mulai dari pintu masuk. Area depan sebaiknya dibuat menarik dan diberikan sentuhan keindahan, misalnya dengan peletakan lukisan atau bunga-bunga segar.

Sementara itu, secara garis besar desain perkantoran hendaknya mampu menyampaikan identitas sekaligus citra korporasi. Hal ini berlaku pula dalam perancangan serta pemilihan setiap elemen, mulai dari material, dekorasi, hingga pencahayaan ruang.

Ambil contoh desain Apple Campus 2. Ditayangkan International Design Group pada 2016, wilayah perkantoran yang disebut Spaceship ini mampu mengimplementasikan lima identitas brand perusahaan teknologi itu, yakni sleek—desain rapi—, inovatif, futuristik, hijau—atau peduli lingkungan—, dan berpikir ke depan.

Sisi inovatif gedung tersebut salah satunya tercermin melalui keseluruhan rancangan area. Misalnya, mereka menggabungkan wilayah kantor pertama dan kedua menjadi satu lingkaran yang dapat diputari tanpa batas.

Lalu, segi futuristik terlihat dari bentuk bundar gedung Spaceship laiknya pesawat luar angkasa. Rancangan itu sekaligus memperlihatkan sisi kepedulian lingkungan, dilambangkan dengan kinerja gedung yang nantinya didukung oleh 100 persen energi terbarukan.


Dalam hal sleek, Apple tidak hanya merancang gedungnya sebagai kantor, tetapi juga fasilitas penelitian, auditorium bawah tanah, dan pusat kebugaran seluas kira-kira 9.000 meter persegi.


Apple pun terlihat mencoba mengukuhkan reputasi dengan merancang perkantoran ultra-modern untuk kantor pusat barunya itu. Mereka berusaha mempromosikan visi sukses perusahaan lewat desain Spaceship yang mengesankan tersebut.

Menyewa gedung perkantoran


Membangun area perkantoran sendiri adalah pilihan ideal dalam penyampaian nilai serta citra perusahaan. Akan tetapi, cara ini tidak selalu memungkinkan mengingat proses pembangunan yang memakan waktu lama dan biaya besar. Takutnya malah produktivitas bisnis terganggu.

Menyewa gedung perkantoran bisa dilakukan sebagai alternatif lebih mudah. Namun, perusahaan sebaiknya juga tidak asal pilih.


Ada beberapa aspek penilaian gedung perkantoran menurut Building Owners and Managers Association (BOMA). Perusahaan dapat menilai berdasarkan fasilitas bangunan, lokasi, kualitas, estetika, dan infrastruktur.

Di luar aspek tersebut, kualitas perusahaan-perusahaan yang telah menyewa gedung kantor—kerap disebut existing tenant—pun perlu dicermati. Hal ini akan berpengaruh pada kredibilitas perusahaan.

Rata-rata perusahaan papan atas akan menyejajarkan tempat mereka dengan pebisnis terbaik lainnya. The Gherkin atau 30 St Mary Axe di London, umpamanya, menjadi 'rumah' bagi Swiss Re—perusahaan reasuransi terbesar kedua di dunia—dan Standard Life, perusahaan investasi internasional.

Gedung ini menjadi primadona karena berlokasi di jantung kota. The Gherkin dapat dicapai dalam waktu tujuh menit dari King’s Cross St Pancras, 39 menit dari Bandara Heathrow, dan 41 menit dari Bandara Gatwick.

Gherkin menawarkan kenyamanan dengan menyesuaikan desain tiap lantai sesuai kemauan tenant. Gedung juga dilengkapi dengan restoran. Penyewa dapat memesan meja saat menjamu klien atau ruang makan pribadi untuk acara-acara tertentu.

Ada pula aula resepsi sebagai fasilitas seminar serta pertemuan bisnis bagi kepentingan perusahaan. Aula ini pun bisa disewa oleh pihak luar.

Di Indonesia, kualitas area perkantoran seperti gedung-gedung di atas juga dapat Anda temukan. Contohnya, The Energy di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.


Secara lokasi, gedung kantor ini mempunyai dua akses masuk, yaitu dari Jalan Sudirman dan bagian tengah kawasan SCBD. Pintu masuk gedung dirancang luas tanpa pagar pembatas, dipenuhi pepohonan, serta wilayah pejalan kaki.

Untuk memikat pendatang, lobi didesain membentuk pola diagonal kain songket dan ikat tradisional Indonesia. Bersamanya, hadir pula sentuhan batu alam dan elemen stainless pada ruangan.

Gedung ini juga menyediakan food court sebagai fasilitas tambahan. Adapun Amuz, restoran bintang lima berkonsep Parisian Interior, khusus dibangun untuk perayaan bisnis serta menjamu kolega.

Seperti Gherkin, The Energy juga memiliki aula berkonsep akustik yang disebut Soehanna Hall. Ruangan tersebut cukup fungsional, yakni dapat menjadi tempat pertemuan bisnis, konser musik, bahkan lokasi resepsi pernikahan bagi masyarakat umum.

Dengan beragam kesamaan dalam konsep dan fasilitas gedung ini disandingkan gedung-gedung milik perusahaan papan atas global, peluang hoki pun bisa jadi sama besar, bukan? Sekalipun perusahaan belum mampu membangun gedung kantor sendiri dan baru dapat menyewa, nasib usaha tak perlu jadi taruhan.

Tips Bagi Lansia Agar Sehat dan Berumur Panjang

Tips Bagi Lansia Agar Sehat dan Berumur Panjang

Sebagai anak yang baik dan berbakti kepada kedua orang tua tentunya kita ingin memiliki kesempatan untuk membahagiakan kedua orang tua kita. Dengan orang tua kita memiliki badan sehat dan usia yang panjang itu membuka kesempatan bagi kita anaknya untuk berbakti lebih lama.

Sebuah studi baru mengungkapkan, mengajak nenek atau kakek untuk makan bersama, benar-benar dapat meningkatkan kualitas hidup hingga harapan hidup mereka.

Para peneliti di University of California, San Francisco menemukan, bahwa rasa kesepian memainkan peran besar dalam penurunan kualitas serta harapan hidup yang berkaitan dengan usia tua.

Studi ini melibatkan 1.600 orang dewasa, dengan usia rata-rata 71 tahun. Hampir 23% dari peserta yang mengaku merasa kesepian meninggal dalam waktu enam tahun penelitian.

"Kebutuhan utama orangtua yang sudah beranjak lansia ialah kehadiran orang-orang yang mengenal mereka, menghargai mereka, yang membawa kebahagiaan,” kata Barbara Moscowitz, pekerja sosial geriatrik senior di Rumah Sakit Umum Massachusetts, menjelaskan kepada The New York Times.


Sehingga, menghabiskan waktu yang berkualitas dengan nenek dan kakek Anda dapat membantu mereka untuk mendapatkan persahabatan dan percakapan yang sangat penting untuk kebahagiaan mereka sehari-hari.

“Dan mendengarkan cerita-cerita mereka, pelukan hingga rahasia resep cookies, juga bermanfaat bagi Anda,” kata Rosemary Blieszner, seorang profesor perkembangan manusia di Virginia Tech.


" Lansia cukup toleran terhadap ketidaksempurnaan dan keanehan seseorang, lebih dari orang dewasa muda," katanya.

Anda akan mendapatkan lebih banyak pengalaman tentang persahabatan ketika Anda tua. Anda tahu apa yang layak diperjuangkan dan tidak layak diperjuangkan. Dengan kata lain, mereka bisa menjadi teman terbaik untuk berbagi kisah hidup.

Jadi, seringlah mengajak saudara-saudara yang lebih tua ke rumah demi memberikan mereka kesempatan untuk bersosialisasi, untuk berkembang, sehingga mereka tak merasa kesepian.

Kekurangan Zat Besi Bisa Akibatkan Masalah Pendengaran

Kekurangan Zat Besi Bisa Akibatkan Masalah Pendengaran

Jika selama ini kamu merasa sering tidak mendegar dengan baik mungkin saja kamu mengalami kekurangan zat besi.

Kekurangan zat besi dalam dalam darah atau anemia karena kurang zat besi bisa menyebabnya berbagai masalah kesehatan. Sebab, zat besi turut membantu pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

Dalam penelitian terbaru, anemia kekurangan zat besi dikhawatirkan juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan di Jurnal JAMA Otolaryngology-Head & Neck Surgery.

Para peneliti menganalisis catatan medis lebih dari 300.000 orang dewasa berusia 21-90 tahun di Hershey, Pennsylvania. Peneliti mengidentifikasi pasien yang mengalami anemia defisiensi zat besi dan yang didiagnosis gangguan pendengaran.

Ada tiga kelompok gangguan pendengaran yang diteliti. Pertama, gangguan pendengaran sensorineural.  Gangguan pendengaran ini berupa kerusakan pada telinga bagian dalam, kerusakan saraf dari telinga ke otak, hingga menyebabkan kerusakan otak.


Kedua, gangguan pendengaran konduktif, yaitu terjadi ketika gelombang suara tidak dapat diterima oleh telinga dengan baik. Ketiga adalah kelompok yang mengalami kedua gangguan pendengaran tersebut.

Peneliti menemukan, mereka yang memiliki anemia defisiensi zat besi memiliki 2,4 kali lebih berisiko terkena gangguan pendengaran sensorineural maupun konduktif dibanding mereka yang tidak anemia. Kemudian, mereka yang kekurangan zat besi juga 1,8 kali lebih berisiko terkena gangguan pendengaran sensorineural saja.


Penelitian yang dipimpin oleh Kathleen Schieffer dari Pennsylvania State University College of Medicine menjelaskan, gangguan pendengaran, khususnya sensorineural dapat terjadi karena kerusakan pembuluh darah kecil di telinga.

Kerusakan pembuluh darah kecil itu dikaitkan dengan kekurangan zat besi dalam darah. Selain itu, anemia kekurangan zat besi juga diduga dapat merusak myelin yang menyelimuti sel-sel saraf, termasuk saraf yang terhubung antara telinga dan otak.

Melalui penelitian ini, diharapkan bisa dilakukan studi lanjutan apakah pemberian suplemen zat besi akan mampu membantu mencegah atau mengatasi gangguan pendengaran