Manfaat Sedia Snack saat Berkendara Di Bulan Ramadhan

Manfaat Sedia Snack saat Berkendara Di Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan sudah didepan mata, namun kemacetan di kota besar seakan tidak ada habisnya. Jika di hari biasa saja Anda dibuat pusing karenanya, di bulan Ramadan para pengendara pun sering kali terpaksa untuk berbuka puasa di dalam kendaraannya. 

Kalau sudah begini, Pesan Snack Buka Puasa menjadi pilihan jitu untuk dinikmati bersama ketika berbuka. Namun ada beberapa hal penting yang harus kamu ketahui saat membeli snack untuk berbuka puasa.

Baca kandungan gizi dalam bungkusnya

Perhatikan kandungan gizi yang ada dalam kemasan snack yang anda beli. Anda harus perhatikan berapa takaran saji yang ada dalam sebungkus snack, berapa kandungan energi total, sodium atau natrium, dan lemak total.

Dalam kemasan snack besar pada umumnya terdapat takaran saji yang lebih dari satu sehingga kandungan kalori dan zat gizi lainnya harus dikalikan sebanyak takaran saji yang ada jika Anda menghabiskan satu bungkus besar snack tersebut.

Jangan konsumsi melewati batas maksimal

Terkadang Anda tidak menyadari jika Anda telah mengonsumsi snack dengan kandungan gizi sebanyak itu. Anda harus benar-benar memperhatikan informasi nilai gizi dalam kemasannya. 

Batasi konsumsi snack Anda agar Anda tidak mendapat dampak negatif dari kebiasaan makan snack. Sebaiknya, batasi konsumsi snack Anda dengan batasan energi total tidak lebih dari 200 kalori per harinya, lemak total tidak lebih dari 35% dari kebutuhan kalori Anda per hari, dan natrium tidak lebih dari 230 mg per hari 

Manfaat Konsumsi Snack Bagi Kesehatan

Mencegah perut keroncongan

Tahukah Anda bahwa pada dasarnya perut harus terisi setiap empat atau lima jam sekali? Sebab, ada atau tidaknya makanan di dalam perut, semua organ pencernaan Anda akan terus bekerja. Sehingga tidak perlu heran jika terdengar suara ‘keroncongan’ dari perut, itu adalah tanda bahwa perut Anda sedang bekerja walaupun dalam keadaan kosong.

Anda bisa mengakali perut Anda yang keroncongan itu dengan mengonsumsi camilan. Kebiasaan ngemil pastinya membuat perut selalu terisi, sehingga tidak ada lagi bunyi perut yang keras akibat keroncongan. Anda bisa memakan kudapan sehat pada waktu-waktu tertentu seperti waktu menjelang makan siang serta waktu setelah makan siang menjelang makan malam.

Menjaga gula darah stabil dan normal

Terkadang aktivitas yang berat dapat menguras energi serta gula dalam darah Anda dan camilan mampu menolong Anda jika hal tersebut terjadi. Kebiasaan ngemil ini bahkan sangat membantu para penderita diabetes mellitus untuk menjaga gula darahnya tetap normal.

Penderita diabetes biasanya rentan mengalami gula darah yang naik turun dan hal tersebut cukup berbahaya untuk kesehatannya. Akan tetapi, bagi yang menderita diabetes, pastikan dulu bahwa camilan yang Anda makan adalah camilan yang sehat dan sebaiknya konsultasikan hal ini ke ahli gizi dan dokter Anda.

Menekan nafsu makan

Kebiasaan ngemil dapat menghindarkan Anda dari makan yang terlalu berlebihan dan banyak. Karena, camilan membuat perut Anda selalu penuh sehingga nafsu makan yang seharusnya ada akibat perut yang kosong pun berkurang.

Tubuh mendapatkan berbagai macam zat gizi

Jika Anda makan camilan sehat, pastinya Anda akan semakin banyak zat gizi yang Anda dapatkan. Misalnya Anda menjadikan buah-buahan sebagai camilan Anda, maka sekali makan buah saja Anda sudah mendapat beragam vitamin dan mineral. Oleh sebab itu sebaiknya jenis buah yang Anda makan bermacam-macam agar Anda mendapatkan lebih banyak zat gizi dari camilan tersebut.

Tips Ajarkan Sholat Pada Anak Sejak Kecil

Tips Ajarkan Sholat Pada Anak Sejak Kecil

Sholat Merupakan rukun Islam kedua setelah Syahadat. Tetapi, menjadi amal yang pertama kali akan di hisab nanti di hari kiamat sekaligus menjadi penentu diterima atau tidaknya amal-amal lainnya. Selain itu, dalam salah satu hadist juga disebutkan bahwa Sholat adalah tiang agama.

Orang-orang yang menjaga sholat berarti ikut menegakkan agama dan ketika mereka meninggalkan sholat, berarti mereka merubuhkan agama itu sendiri. 

Mengajarkan sholat sejak dini pada anak merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang tua muslim. 

Jika Anda memiliki anak perempuan alangkah baiknya membeli mukena anak dengan bahan berkualitas agar anak Anda merasa nyaman saat memakainya. Jika si anak sudah merasa nyaman pasti sholat nya akan semakin rajin.

Berikut ini beberapa tips mengajarkan sholat pada anak sejak kecil.

Mulai dengan memberi contoh

Seorang anak biasanya akan cepat menangkap sesuatu menurut apa yang dilihatnya. Karena daya tangkap yang dimiliki seorang anak sangatlah tinggi. Oleh karena itu perlu adanya percontohan yang baik dari orang tuanya bisa menjadi penutan yang baik.

Menyaksikan kedua orang tua melakukan shalat lima waktu setiap hari sejak dini, membuat anak terpicu untuk menirunya. 

Apalagi sang ayah memang sengaja mengajak anaknya ikut ke masjid untuk menunaikan ibadah shalat berjama’ah, tentu ini sangat membantu daya tangkap sang anak dalam membiasakan diri bersama lingkungan orang-orang yang shalat sehingga memotivasi dirinya untuk bisa seperti apa yang dilihatnya.
Hal ini pernah dilakukan oleh salah seorang sahabat Nabi saat mengajarkan sahabat lainnya shalat sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Cara pengajaran seperti ini sangat diterapkan oleh Rasulullah dan para sahabat. Demikian itu karena teori semata sulit untuk dipahami dan membutuhkan waktu yang lama bahkan mudah terlupakan, berbeda dengan apa yang dialami dan dilihat secara langsung. 

Ini berarti orang tua dan para pendidik tidak cukup hanya menyediakan buku-buku bacaan seputar wudhu dan shalat atau hanya memerintahkan anak untuk melakukan shalat, namun mereka juga wajib untuk memberikan keteladanan seperti praktik amal di hadapan anak-anak mereka seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW, sebaik-baik para pendidik dan sahabat beliau.

Mengajarkan Rukun-rukun dan wajib-wajib Shalat

Ketika anak memasuki usia sekolah maka mulailah anak untuk siap mempelajari tata cara shalat yang benar sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW. Misalnya pada waktu-waktu shalat orang tua mengajak anak untuk langsung melakukan shalat dengan bimbingan. Mulai dari tata cara wudhu pada anak, bagaimana membentuk barisan, diikuti dengan praktek shalat yang benar serta menghafalkan doa-doa secara bertahap.

Cara ini dilakukan agar si anak menjadi disipilin dalam mendirikan ibadah shalat. Juga jangan lupa untuk mengajarkan tentang sistematika yang baik dan benar.

Mengoreksi kesalahan

Sebagian orang tua menganggap bahwa tidak masalah membiarkan anak melakukan kesalahan dalam setiap pemenuhan syarat dan rukun dalam ibadah shalat. Contohnya, membiarkan anak wudhu tidak sempurna, pakaian yang tidak sesuai dan gerakan shalat yang cenderung asal-asalan.

Wajib diketahui bahwa meskipun hukum-hukum syari’at belum berlaku bagi anak, namun Allah SWT memerintahkan dan memberi beban kepada para wali untuk memberlakukan hukum-hukum syari’at kepada anak-anak mereka.

Membawakan mukena saat bepergian

Ketika akan bepergian jauh ataupun dekat yang sekiranya akan memotong waktu sholat alangkah baiknya untuk selalu membawa mukena. Selain memudahkan ketika sholat membawa mukena sendiri akan lebih menyingkat waktu daripada harus mengantre mukena. Biasanya mukena yang disediakan juga tidak terlalu terawat dengan baik dan mukena anak tidak selalu di sediakan pada setiap masjid yang ada.