5 Rekomendasi Investasi Jangka Pendek Yang Bisa Anda Coba

5 Rekomendasi Investasi Jangka Pendek Yang Bisa Anda Coba

Investasi seringkali menawarkan kemudahan dan keuntungan yang berlipat. Sayangnya, setiap kegiatan investasi yang dilakukan selalu memiliki risiko. Bahkan, investasi yang menjanjikan keuntungan besar juga memiliki risiko yang besar pula. Oleh karena itu, investasi jangka pendek adalah cara tepat untuk memulai kegiatan ini. Berikut beberapa jenis investasi yang bisa anda coba.

Berikut Beberapa Jenis Investasi Dalam Jangka Pendek

1. Deposito

Deposito adalah salah satu jenis investasi yang cocok digunakan bagi pemula karena hampir memiliki kesamaan dengan tabungan. Tentunya, jenis investasi yang satu ini memiliki bunga yang lebih besar karena terdapat beberapa aturan yang harus dilaksanakan. Salah satu aturan yang paling jelas dan menjadi pembeda antara deposito dan tabungan adalah jangka waktu yang diberikan.

Sebelum melakukan investasi ini, anda akan melakukan beberapa kesepakatan dengan pihak bank. Dalam hal ini, investasi dalam bentuk deposito memiliki jangka waktu 1 hingga 12 bulan. Tentunya, anda bisa memilih jangka waktu yang telah disepakati dan tidak akan mengambil uang sebelum tiba waktunya. Bahkan, pengambilan uang sebelum batas waktu akan dikenakan denda pinalti.

Meski demikian, investasi jangka pendek yang satu ini menjanjikan suku bunga sebanyak 4 hingga 6% dari jumlah uang yang didepositokan. Tentunya, jumlah uang yang besar dapat memberikan keuntungan yang besar pula. Investasi deposito ini bahkan memberikan jaminan tidak ada risiko kehilangan uang jika menaati aturan.

2. Reksadana Pasar Uang

Begitu pula, reksadana uang merupakan jenis investasi yang dilakukan dengan menghimpun dana yang berasal dari masyarakat. Reksadana pasar uang ini bahkan juga memiliki bunga yang tinggi untuk anda dapatkan. Selain itu,  jenis investasi tersebut juga hanya memiliki jangka waktu yang pendek yakni selama kurang lebih satu tahun.

3. Obligasi Negara Ritel (ORI)

Jenis investasi yang satu ini juga tak kalah terkenal di kalangan masyarakat. Obligasi yang memiliki wujud surat utang dari pemerintah merupakan investasi jangka pendek yang bisa anda nikmati. Obligasi ini bahkan memiliki risiko yang kecil dibanding dengan jenis investasi lainnya. sayangnya, jumlah minimal yang diperlukan untuk memiliki surat ini lumayan mahal, biasanya mulai dari 3 juta.

Tentunya, proses investasi yang dilakukan oleh jenis obligasi hampir memiliki kesamaan dengan saham. Anda tentu bisa memiliki surat ini sebagaimana hingga jatuh tempo maupun menjual obligasi ke pasar sekunder. Semakin mahal nilai obligasi, semakin lama pula jatuh tempo yang diberikan oleh pemerintah. Anda bahkan bisa menikmati obligasi pemerintah maupun korporasi.

4. Saving Bonds Ritel (SBR)

Selain itu, Saving Bonds Ritel atau SBR juga memiliki prinsip yang hamper sama dengan obligasi. Tentunya, investasi jangka pendek ini sangat terjamin keamanannya karena sudah ditanggung oleh pemerintah. Begitu pula, SBR juga menjanjikan keuntungan yang besar dengan bunga yang bisa mencapai sekitar 7%. Pasalnya, investasi ini memiliki jangka waktu hingga 2 tahun.

5. Peer To Peer Lending

Peer to peer lending juga termasuk jenis investasi dengan tenor yang pendek. Bahkan, investasi ini menjanjikan keuntungan yang besar hingga 20% per tahun. Layanan yang dihadirkan oleh jenis investasi ini adalah memberikan pinjaman uang secara online melalui lembaga tertentu. Sayangnya, jenis investasi ini juga memiliki risiko yang besar dan memerlukan riset mendalam.

Itulah beberapa jenis investasi yang memiliki jangka waktu yang pendek. Begitu pula, beberapa jenis investasi tersebut bisa anda coba sebelum melakukan jenis investasi yang lain. Beberapa jenis investasi ini bahkan menghadirkan kemudahan dan keuntungan. Tentunya, anda juga bisa melakukan berbagai jenis investasi ini melalui Bank HSBC Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar